Selayang Pandang Processor Intel keluarga Arrandale

Kemajuan teknologi yang begitu cepat memaksa kita untuk selalu dinamis dan selalu berpikir “lebih”, agar pengetahuan tidak hilang dan dapat ditularkan kepada anak cucu kita, pada khususnya dalam bidang Ilmu Komputer. Seperti halnya kita yang selalu dinamis, “mereka” -komputer- , nampaknya juga tidak mau kalah dengan kita, beberapa perangkat keras bisa belajar untuk mengenali kesalahan mereka dan belajar dari itu -walaupun dengan campur tangan kita- , nampaknya sekilas tentang otak “mereka” harus kita kenali.
Kita lihat sesuatu yang belajar, berpikir dan memperbaiki kesalahannya sendiri. Tetapi “mereka” bukan kita. Inilah mereka:

  1. Intel Celeron

  2. Prosesor arrandale yang menggunakan nama Celeron memiliki spesifikasi paling sederhana. Hal ini terlihat dari ukuran L3 cache yang cuma 2 MB dan tidak ada dukungan terhadap Turbo Boost maupun virtualisasi. jika kita perhatikan yang paling banyak digunakan di pasaran adalah Celeron P4500 (1,86 GHz). segmen ini juga memiliki versi low-voltage U3400 berkecepatan 1,07 GHz.

  3. Intel Pentium

  4. Secara spesifikasi, Arrandale versi Pentium cuma berbeda di sis ukuran cache yang lebih besar. Namun versi pentium ini tetap belum mendukung Hyper Threading. Ada 3 prosesor Intel Pentium versi standar, dengan kecepatan paling tinggi 2,13 Ghz (P6200). tersedia pula sati versi low-voltage, yaitu Pentium U5400 (1,2 GHz). harga notebook di segemn ini berisar di angka Rp. 4-5 juta.

  5. Intel Core i3

  6. Prosesor di kelas ini boleh dibilang paling banyak digunakan notebook saat ini. Maklum,harganya terbilang murah. tersedia 4 versi normal dengan kecepatan antara 2,13 sampai 2,53 Ghz. Selain itu ada versi low-voltage (Core i3-330UM, 1,2 Ghz). Namun prosesor di kelas ini belum mendukung Turbo boost. Notebook di segmen ini berkisar di angka Rp. 6-7 juta.

  7. intel core i5

  8. Intel core i5 merupakan prosesor dengan variaso pilihan paling banyak. Ada yang versi 4xx dan 5xx. Bedanya,seri Core i5-5xx memiliki kecepatan lebi lebih tinggi dan mendukung beberapa feature canggih seperi Intel Virtualization Technology. Selain itu,keduanya sama,termasuk dukungan terhadap turbo boost. Notebook yang menggunakan prosesor core i5 memiliki banyak variasi harga,karena ada yang menggunakan dengan grafis onboard inte maupun jartu grafis mandiri. karena itu kisaran harganya bisa mencapai Rp. 6-10 juta.

  9. intel core i7

  10. Sebagai prosesor tertinggi di keluarga arrandale, core i7 biasanya digunakan di notebook kelas multimedia,harganya dia ngka Rp.10 juta ke atas, dan biasanya sudah menggunakan kartu grafis mandiri. notebook ini menggunkan feature komplit, mulai dari turbo boost, hyper theading, maupun intel virtualization technology.


Sumber: Koran exhibit